Wednesday, September 26, 2012

Pengantar Bisnis




Pengantar bisnis
   Pengantar bisnis adalah salah satu bagian ilmu yang harus dikenali oelh para calon wirausahawan sebelum mereka masuk ke dunia usaha. Pengetahuan ini menjadi salah satu materi dasar yang diperkenalkan kepada mahasiswa yang mengambil jurusan ilmu manajemen.
   Didalam materi pengantar bisnis, seseorang akan diperkenalkan tentang konsep-konsep dasar dalam manajemen. Mengingatkan salah satu kunci untukbisa mmenjadi seseorang yang baik. Sehingga mereka nanti akan menjalankan bisnis dengan tertib dan memiliki visi serta misi yang jelas.

Penjabaran Bisnis
  Pengantar bisnis adalah salah satu bagian ilmu yang harus dikenali oelh para calon wirausahawan sebelum mereka masuk ke dunia usaha. Pengetahuan ini menjadi salah satu materi dasar yang diperkenalkan kepada mahasiswa yang mengambil jurusan ilmu manajemen. Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen, untuk mendapatkan laba.Dalam ekonomi kapitalis, dimana kebanyakan bisnis dimiliki oleh pihak swasta, bisnis dibentuk untuk mendapatkan profit dan meningkatkan kemakmuran para pemiliknya. Pemilik dan operator dari sebuah bisnis mendapatkan imbalan sesuai dengan waktu, usaha, atau capital yang mereka berikan. Namun tidak semua bisnis mengejar keuntungan seperti ini, misalnya bisnis koperatif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan semua anggotanya atau institusi pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Model bisnis seperti ini kontras dengan system sosialistik, dimana bisnis besar kebanyakan dimiliki oleh pemerintah, masyarakat umum,atau serikat pekerja. Secara etimologi, bisnis berarti keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan.Dapat disimpulkan bisnis adalah kegiatan yang individu/ sekelompok orang (organisasi) yang menciptakan nilai melalui produksi barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan memperoleh keuntungan melalui transaksi. Bisnis terdiri dari berbagai macam tipe, dan, sebagai akibatnya, bisnis dapat dikelompokkan dengan cara yang berbeda-beda. Satu dari banyak cara yang dapat digunakan adalah dengan  mengelompokkan bisnis berdasarkan aktivitas yang dilakukannya dalam menghasilkan keuntungan.

Berikut ini adalah kelompok-kelompok bisnis berdasarkan aktifitasnya :

·        Bisnis manufaktur
Adalah bisnis yang memproduksi produk yang berasal dari barang mentah atau komponen-komponen, kemudian dijual untuk mendapatkan keuntungan. Contoh manufaktur adalah perusahaan yang memproduksi barangfisik seperti mobil atau pipa.


·        Bisnis jasa

Adalah nisnis yang menghasilkan barang intan gible, dan mendapatkan keuntungan dengan cara meminta bayaran atas jasa mereka berikan. Contoh bisnis jasa adalah konsultan dan psikolog.


·        Pengecer dan distributor
Adalah pihak yang berperan sebagai perantara barang antara produsen konsumen. Kebanyakan toko dan perusahaan yang  berorientasi-konsumen adalah distributor atau pengecer.

·        Bisnis pertanian dan pertambangan

Adalah bisnis yang memproduksi barang- barang mentah, seperti tanaman atau mineral tambang.


·        Bisnis financial

Adalah bisnis yang mendapatkan keuntungan dari investasi dan pengelolaan modal.


·        Bisnis informasi

Adalah bisnis menghasilkan keuntungan tterutama dari  pejualan-kembali properti intelektual (intelellectual property).


·        Bisnis Utilitas

Adalah bisnis yang mengoperasikan jasa untuk publik, seperti listrik dan air, dan biasanya didanai oleh  pemerintah.


·        Bisnis real estate

Adalah bisnis yang menghasilkan keuntungan dengan cara menjual, menyewakan, dan mengembangkan properti, rumah, dan bangunan.


·        Bisnis transportasi

Adalah bisnis yang mendapatkan keuntungan dengan cara mengantarkan barang atau individu dari sebuah lokasi ke lokasi yang lain.

Studi yang mempelajari operasi bisnis secara efesien dan efektif disebut dengan
Manajemen Dengan adanya manajemen yang baik maka suatu perusahaan akan mampu bertahan dari segalatekanan, kendala, dan rintangan yang ada. Bahkan akan berkembang menjadi lebih besar dan lebih baik lagi. Dalam mengelolah perusahaan maka ada prinsip dan standarisasi dimana hal-hal tersebut akan sangat membantu perkembangan perusahaan bila di terapkan dengan baik. Prinsip dan standar ini bukanlah nilai mutlak dalam kesusksesan suatu perusahaan. Tidak selamanya suatu perusahaan yang telah melakukan segala sesuatu dengan baik akan sukses. Terkadang ada beberapa kendala atau halangan yang tidak dapat dihindari, contohnya tertipu rekan kerja atau tertimpa bencana serta kendala-kendala lainnya.

Berikut ini adalah beberapa prinsip yang mampu kemajuan suatu perusahaan:

1.     Perancanaan yang Matang

Sebelum suatu perusahaan berdiri maka biasanya modal merupakan kendala awalyang harus dipenuhi sebelum perusahaan berjalan. Tidak selamanya modal besar  pasti memberikan keuntungan besar. Pengelolaan modal yang efektif dan efisienakan memberikan keuntungan yang maksimal. Untuk kita kita harus melakukan perhitungan modal dan biaya yang diperlukan untuk operasional perusahaan dalam jangka beberapa waktu ke depan. Kita harus mampu memberikan anggaran yangaman untuk operasional perusahaan dalam beberapa waktu kedepan.


2.     Sumber Daya Manusia yang Berkualitas, Loyal, dan Sejahtera.

Sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas merupakan kunci penggerak  perusahaan. Dengan adanya SDM yang mampu menggerakkan perusahaan dengan baik maka suatu perusahaan akan mampu berkembang dan melakukan bisnisnyadengan efektif dan efisien.


3.     Manager yang Terbuka, Tegas, dan Demokrat

Kepemimpinan seorang manager merupakan penunjuk jalan yang benar bagi perusahaan. Mereka adalah nakhoda kapal yang akan menentukan apakah perusahaan akan mencapai tujuan atau tidak. Jiwa kepemimpinan yang berwibawaharus dimiliki oleh seorang manager perusahaan, namun dengan wibawa bukan berarti bersikap tertutup terhadap pegawainya. Justru sikap terbuka seorang pemimpin yang mau menerima masukan dan saran dari bawahannya akanmembantu seorang manager dalam memimpin perusahaan atau departement yangdibawahinya.


4.     Lingkungan Kerja yang Nyaman dan Mendukung

Seorang pekerja menghabiskan hampir setengah hidupnya dalam sehari berada dikantor. Sehingga kantor merupakan tempat kedua setelah rumah yang menjaditempat terlama dimana pekerja berada. Untuk itu lingkungan kantor yang nyaman,kondusif, dan mendukung pekerjaan mutlak diperlukan. Lingkungan kerja bukan berarti hanya kantor saja, akan tetapi termasuk suasana kerja, dan hubungan antar  pegawai perusahaan. Bila salah satu bagian dari lingkungan kerja tersebut ada yangmembuat tidak nyaman seorang pekerja maka akan berdampak terhadapmenurunnya kinerja dan kontribusi pegawai tersebut terhadap perusahaan.


5.     Terbuka dan Selalu Belajar

Perkembangan dunia bisnis begitu cepat. Begitu banyak bidang yang mendukungsuatu bisnis misalnya bidang teknologi informasi. Begitu banyak perubahan yangterjadi diluar perusahaan, karena itu kita tidak boleh tertutup dan harus berusahamenerima perubahan yang ada. Dengan selalu mempelajari perubahan dan perkembangan maka suatu perusahaan akan dapat bersaing dengan perusahaan laindan tidak tertinggal oleh tren dan perkembangan yang terus berjalan.

Kegagalan Bisnis
      Kegagalan bisnis merupakan resiko yang akan dihadapi oleh semua orang yang memutuskan ke dalam dunia wirausaha. Melaksanakan teori yang diajarkan dalam pengantara bisnis, memang bukan jaminan sabuah bisnis bias memperoleh keberhasilan. Namnun paling tidak pedoman tersebut akann meminimalisir resiko yang tidak diinginkan.

Beberapa hal yang kerap menjadikan kegagalan dalam memulai sebuah bisnis diantaranya adalah :


1.     Kesalahan dalam memilih lokasi sebuah usaha.

Dalam memilih lokasi usaha, harus lah mempertimbangkan jenis usaha yang akan di buka, dan perlu juga pertimbangan kedepan.


2.     Kurang focus

Bisnis yang dijalankan secara tidak focus akan berdampak pada proses pelaksanaan yang hanya berjalan setengah-setengah.


3.     Kesalahan dalam menjual produk

Salah satu contohnya menjual produk yang tidak sesuai dengan keyakinan yang di anut oleh konsumen di sekitar.








No comments:

Post a Comment